Langsung ke konten utama

PUISI

Suatu Hari Nanti Suatu hari akan ada seseorang yang cukup baik budinya untuk membuat tertarik. Cukup luas hatinya untuk tempatmu tinggal. Cukup bijaksana pikirannya untuk kamu ajak bicara. Kamu tidak perlu menjadi orang lain untuk mempertahankan seseorang, tetap jadilah diri sendiri. Kamu pun tidak (dan jangan) menuntut orang lain menerima keadaanmu bila ia memang tidak mampu menerimanya. Karena yang baik belum tentu tepat. Orang baik itu banyak sekali dan hanya ada satu yang tepat. Selebihnya hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya menjaga orang yang paling berharga untukmu. Karena kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nantinya. Suatu hari akan ada orang yang cukup baik dan cukup luas hatinya untuk kamu tinggali. Cukup kuat kakinya untuk kamu ajak jalan bersama. Lebih dari itu, ia mampu menerimamu yang juga serba cukup. Bandung, 9 Oktober 2014 | (c)kurniawangunadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...

BUGINESE VS others

MASKENDI Mata kuliah masyarakat dan kebudayaan Indonesia atau yang disingkat dengan MASKENDI merupakan mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa sastra seluruhnya baik mulai sastra Arab, sastra Indonesia, sastra Inggris, sastra jepang, sastra prancis, sastra daerah bugis makassar, sejarah dan mahasiswa arkeologi awalnya saya aneh mata kuliah apa ini? kok maskendi, ternyata setelah tahu kepanjangannya saya really absurb this.  here we go 1.  makul ini membahas semua budaya yang ada di Indonesia 2. pastinya ada diskusi hangat dan menegangkan sekaligus sedikit 'menyinggung' beberapa suku namun 'bukan maksud untuk menyingggung' hanya membeberkan kenyataan salah satu sesi yang paling menegangkan ketika floor / audiences membahas budaya bugis makassar vs jawa plus sumatera. dalam budaya bugis makassar sistem kekerabatan adalah patrilineal sementara di sumatera matrilineal, ada seorang teman kelas, he mengeluh secara terbuka dalam kelas bahwa, untuk melamar pere...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...