Langsung ke konten utama

Mengunjungi Masa Lalu

Mengunjungi Masa Lalu

Angka dan huruf,
Jalan dan keramaian,
Kendaraan dan kebisingan,
10 tahun yang lalu, di umur tujuh belas tahun
Jalanan ini masih sama, namun ada beberapa jalanan baru dan diperlebar
serta kebisingan dan bangunan disekitaranya yang semakin menjulang dan bertambah banyak
tidak seperti sepuluh tahun lalu
Tentu!

Cita-cita dan kenyataan
Rasa dan  kesanggupan
Cita-cita itu ahsannya harus selaras dengan kenyataan yang diusahakan
Dan rasa yang kita miliki harus dibarengi dengan kesanggupan untuk memperjuangkannya

Sepuluh tahun yang lalu
Cita-citamu menggerakkan untuk meninggalkan kelapangan di sini
Kenyataan bahwa kau harus berpisah dengan orang-orang yang kau kasihi
Merubahmu menjadi mandiri
Kini ketika kau kembali ke sini, artinya kau masih berani merawat cita-citamu
Bukan karena kenyataan yang memaksa
Tetapi kau sendiri berani memilih untuk mengunjunig masa lalu
Dan merawat cita-citamu


Lombok, 4 21 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...

BUGINESE VS others

MASKENDI Mata kuliah masyarakat dan kebudayaan Indonesia atau yang disingkat dengan MASKENDI merupakan mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa sastra seluruhnya baik mulai sastra Arab, sastra Indonesia, sastra Inggris, sastra jepang, sastra prancis, sastra daerah bugis makassar, sejarah dan mahasiswa arkeologi awalnya saya aneh mata kuliah apa ini? kok maskendi, ternyata setelah tahu kepanjangannya saya really absurb this.  here we go 1.  makul ini membahas semua budaya yang ada di Indonesia 2. pastinya ada diskusi hangat dan menegangkan sekaligus sedikit 'menyinggung' beberapa suku namun 'bukan maksud untuk menyingggung' hanya membeberkan kenyataan salah satu sesi yang paling menegangkan ketika floor / audiences membahas budaya bugis makassar vs jawa plus sumatera. dalam budaya bugis makassar sistem kekerabatan adalah patrilineal sementara di sumatera matrilineal, ada seorang teman kelas, he mengeluh secara terbuka dalam kelas bahwa, untuk melamar pere...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...