Langsung ke konten utama

BAHASA PERGERAKAN DALAM KESUNYIAN


 



Bahasa pergerakan dalam kesunyian


Jika kau menemukan kedamaian dengan memainkan jarimu di atas toots laptop
Atau menggeser kain di atas mesin jahit
Atau melipat tepung terigu di atas nampan
Maka lakukanlah
Jangan malu
Yang penting engkau tidak berteriak menyalahkan orang lain
Atau menangis tanpa sebab yang tidak jelas
Atau menyesali ketidakberuntungan yang kau dapati
Karena kau terlalu sering membandingkan hidupmu dengan kehidupan orang lain


Kesalahanmu adalah terlalu sering membandingkan dirimu dengan orang lain
Dan lupa berterima kasih kepada dirimu sendiri
Atas pencapaian dan jerih payah yang kau lakukan sendiri, kau melupakannya dengan mudah
Ada baiknya kau menengok pikiranmu sendiri
Dan mengenang kesusahan serta kepayahan yang telah kau lewati
Lalu bersyukur, berbahagia, dan menangis bersama hujan
sehingga kau tak perlu minder dengan pencapaianmu
karena pada akhirnya kau akan bertanggungjawab terhadap hidupmu sendiri
kami hanya mengantarkan engkau pada duniamu
engkau yang akan menyelam sendiri dalam lautan hidup yang luas ini


Mungkin saja orang lain
Menginginkan kehidupan yang seperti dirimu
Bebas bepergian dan melakukan aktifitas tanpa takut ada orang lain yang membatasi
Kau adalah istimewa
Sejak kecil orang selalu memperhatikanmu
Bukan karena kau patut dikasihani
Tetapi karena kau pantas menerima perlakuan khusus
Sedikit berbeda dengan orang pada umumnya


Lihatlah, kau lebih produktif dibandingkan orang normal
Dan kau lebih unggul dari mereka yang mengandalkan orang tua
Kau bisa berkarya dalam keadaan seperti itu
Kau pasti bisa melampaui dirimu sendiri, malaupaui pikiranmu sendiri
Melampaui pakem-pakem masyarakat umum
Karena kau dibesarkan oleh seorang ayah berpemikiran selayaknya Raja
Jangan ragu
Tetaplah konsisten bergerak dalam sunyi
Sebab sunyi membantumu untuk berkonsentrasi
Yang perlu kau pikirkan dan yakini adalah
Usaha ini akan membawa kebaikan untuk masa depanmu
usaha ini adalaha tanamanmu
dan kau akan menuai apa yang kau tanam


jika kau menanam alpukat di halaman rumah maka kau akan memetik alpukat
jika kau menanam jeruk di halaman rumah maka kau akan memetik jeruk
Jangan biarkan orang lain mengasihanimu hanya karena engkau berbeda
Milikilah harga diri
Sebab manusia hanya punya harga diri dan nama baik
Bukankah nama baik diciptakan melalui pencapaian yang kita bangun dengan keringat kita sendiri?

Dan harga diri dibangun dengan menjaga tangan kita dari meminta-minta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...

BEASISWA

ITUKAN REZKI walau kita sudah berusaha sekuat tenaga, tapi ketika hari H kita dapat pengumuman, maaf anda tidak diterima. ayo coba lagi, Bulan Desember Kemarin ada beasiswa dari pemerintahan Brunei Darusalam dan sepertinya beasiswa dari pemerintahan Brunei ini rutin dibuka bulan desember, http://www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship_2014_2015.aspx ini nih webnya silahkan dibuka, semoga rezeki anda disitu. ingat, usahakan mendaftar sebelum hari H, klo perlu mendaftranya pada awal pembukaan beasiswa tersebut

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...