Langsung ke konten utama

Tentang Hujan di Awal September

Tentang Hujan di Awal September



Ada kata yang ingin kusampaikan
Tentang kesyukuran dan kebahagiaan
Tentang kamu yang sedang menatap langit dalam keadaan beriman dan sehat
Di sebuah tempat yang berbeda

Semalam hujan deras mengguyur atap rumahku
Aku terlelap kelelahan dalam selimut merah
Sesekali mendengar rintik hujan
Dalam buaian mimpi dan kenyataan yang pasti

Pagi ini aku mencium aroma tanah setelah hujan
Bau tanah menyeruak ke dalam ruang tamu
Mutirna bi fadlilllah kanjeng Rasul mengajarkanku berucap
Atas limpahan rahmat yang DIa berikan
Aku menantimu setiap pagi

Masihkah kau ingat perjanjian kita di akhir Agustus?
Tentang sejumlah hari pembuktian keimanan
Kata orang cinta itu bukan lagi masalah “mencari”
Tetapi “menjadilah” yang diinginkan oleh Dia

Aku percaya cinta adalah salah satu pilar dalam keimanan
Dimana rasa takut dan harap adalah bagian yang tak terpisahkan
Takut jika Dia yang memberi nafas mengazab
Dan berharap agar Dia meridhoi

Kita tidak akan pernah berhenti belajar
Belajar mencintai Dia yang menuntun kita dalam syariat
Maukah kau belajar bersama aku?
Sebab berumahtangga butuh ilmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...

BUGINESE VS others

MASKENDI Mata kuliah masyarakat dan kebudayaan Indonesia atau yang disingkat dengan MASKENDI merupakan mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa sastra seluruhnya baik mulai sastra Arab, sastra Indonesia, sastra Inggris, sastra jepang, sastra prancis, sastra daerah bugis makassar, sejarah dan mahasiswa arkeologi awalnya saya aneh mata kuliah apa ini? kok maskendi, ternyata setelah tahu kepanjangannya saya really absurb this.  here we go 1.  makul ini membahas semua budaya yang ada di Indonesia 2. pastinya ada diskusi hangat dan menegangkan sekaligus sedikit 'menyinggung' beberapa suku namun 'bukan maksud untuk menyingggung' hanya membeberkan kenyataan salah satu sesi yang paling menegangkan ketika floor / audiences membahas budaya bugis makassar vs jawa plus sumatera. dalam budaya bugis makassar sistem kekerabatan adalah patrilineal sementara di sumatera matrilineal, ada seorang teman kelas, he mengeluh secara terbuka dalam kelas bahwa, untuk melamar pere...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...