Langsung ke konten utama

KKN USAR MAPIN UTS 2019

Kuliah Kerja Nyata

            Dalam beberapa kasus kita akan menemukan rencana tidak sesuai ekspektasi. Namun yang penting kita selalu berkilah “yang penting sudah usaha”. Tetapi dunia kerja tidak pernah memerhatikan alasan apapun yang kita suguhkan di depan sebuah ketiadaan. Selalu output yang diperhatikan. Revolusi industry memang seperti itu. Di hadapan kenyataan hidup yang kita lihat. Tantangan serba cepat dan solusi serba instan. Berubah melampaui perputaran matahari dari timur ke barat atau sebaliknya.
            Menurut beberapa data hasil perhitungan quick count dan real count, fakta menyuguhkan “tingkat pengangguran terdidik semakin melonjak naik seiring bertambahnya angka satu pada usia zaman”. Beberapa penyebab melonjaknya tingkat pengangguran telah disajikan para ahli sebagai kambing hitam. Diantaranya, tidak sesuainya latar belakang jurusan dan lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Sarjana kurang memiliki soft skill dan hanya punya teori. Sarjana kurang berpengalaman.
Sebagai seorang yang baru berkecimpung di dunia akademisi. Dan pernah beberapa periode bekerja dengan para praktisi di bidanng ilmu yang sementara saya tekuni. Dalam benak polos saya kemudian muncul. Bagaimana tidak dikawinkan saja kepentingan ini?. Karena akademisi telah menelurkan sarjana yang katanya minim soft skill dan punya banyak teori mengapa tidak dipekarjakan sambil terus diawasi oleh tenaga praktisi ahli di perusahaan itu?. Karena akademisi telah menelurkan mungkin sarjana yang belum bisa menjawab tantangan zaman yang serba instan. Atau mungkin fresh graduate yang menuntut gaji terlalu tinggi dan harap bisa menaiki anak tangga ke tujuh tanpa memulai menaiki anak tangga pertama. Atau perusahaan tak mampu membayar gaji sarjana dan hanya mampu membayar gaji SMK. Ini jadi beban pikiran saya yang masih baru mengabdi seumur jagung? Ternyata tidak. Dosen-dosen sepuh juga merasakan hal yang sama. Ada kiranya yang perlu diperbaiki dari kurikulum dan metode pengajaran di universitas. System pembelajaran dengan metode Student centered learning telah diterapkan di PTN-BH namun amnesia di PTS dan PTN tertentu. Jawabannya sepele. Tidak semua mahasiswa mendapatkan input yang sama ketika menjadi maba. Sehingga penerapan system pembelajaran lama, yakni teacher centered learning masih bertahta. Jadi, telah lebih dari satu decade system ini diterapkan. Membawa perubahan? Bisa iya dan bisa juga tidak. Tergantung pada kenyataan yang berbicara di lapangan.
Kuliah kerja nyata sebagai salah satu solusi yang disediakan oleh kampus. Setidaknya menjadi jawaban dari sekelumit permasalahan yang dihadapai oleh masyarakat old hingga milineal. KKN yang telah diterapkan dari dulu hingga sekarang ini masih menjadi alternative utama selain magang. Di dalam program mata kuliah KKN ini mahasiswa didesain untuk berinteraksi dengan dunia nyata sebagaimana mestinya. Di beberapa uiversitas KKN ini hanya punya satu jenis yakni KKN regular. Yakni KKN yang kebanyakan penempatannya di desa-desa. Mahasiswa didesain agar mampu berkeja secara team. Bekerja mandiri. Melatih kemampuan komunikasi di depan umum dan melatih mahasiswa berinteraksi menerapkan teori dalam kehidupan nyata. Akhirnya kita sadar bahwa belajar benar-benar long life education.

#UTS SUMBAWA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...

BEASISWA

ITUKAN REZKI walau kita sudah berusaha sekuat tenaga, tapi ketika hari H kita dapat pengumuman, maaf anda tidak diterima. ayo coba lagi, Bulan Desember Kemarin ada beasiswa dari pemerintahan Brunei Darusalam dan sepertinya beasiswa dari pemerintahan Brunei ini rutin dibuka bulan desember, http://www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship_2014_2015.aspx ini nih webnya silahkan dibuka, semoga rezeki anda disitu. ingat, usahakan mendaftar sebelum hari H, klo perlu mendaftranya pada awal pembukaan beasiswa tersebut

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...