Langsung ke konten utama

RINDU TAK SOPAN


Rindu selalu tidak sopan

Kau mungkin akan menganggapku bodoh
Mengharapkan kau yang telah pergi
Mengharapkan kau yang mungkin saat ini tidak lagi mengharapkanku
Tapi maaf, aku masih menunggu janjimu

Maafkan aku yang tak pandai mengontrol rasa
Melabuhkan cinta pada seseorang yang belum siap mengahalalkan
Kutumpahkan kemarahanku padamu karena kau
Ternyata tak konsisten dengan kata-kata awalmu

Kau tak pernah tahu arti penantianku
Kau tak pernah mengerti betapa aku memperjuangkan hubungan kita
Kini kau pergi
Betapa mudah kau melelang komitmen
Berdalih tak siap mental
Baiklah, kini musim penantianku
Disetting lagi dari nol
Dikembalikan kepada Penilai sejati saja
Dicurhatkan kepada Hakim yang Maha adil saja
Tentang doa yang belum menemukan pasangannya
Tentang misteri dari sebuah penantian panjang
Kali ini keyakinan itu bertambah
Biarlah takdir menemukan jalan cintanya sendiri. Usahakan dia yang benar-benar jujur berkomitmen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...

BEASISWA

ITUKAN REZKI walau kita sudah berusaha sekuat tenaga, tapi ketika hari H kita dapat pengumuman, maaf anda tidak diterima. ayo coba lagi, Bulan Desember Kemarin ada beasiswa dari pemerintahan Brunei Darusalam dan sepertinya beasiswa dari pemerintahan Brunei ini rutin dibuka bulan desember, http://www.mofat.gov.bn/Pages/BDScholarship_2014_2015.aspx ini nih webnya silahkan dibuka, semoga rezeki anda disitu. ingat, usahakan mendaftar sebelum hari H, klo perlu mendaftranya pada awal pembukaan beasiswa tersebut

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...