Langsung ke konten utama

Postingan

KKN USAR MAPIN UTS 2019

Kuliah Kerja Nyata             Dalam beberapa kasus kita akan menemukan rencana tidak sesuai ekspektasi. Namun yang penting kita selalu berkilah “yang penting sudah usaha”. Tetapi dunia kerja tidak pernah memerhatikan alasan apapun yang kita suguhkan di depan sebuah ketiadaan. Selalu output yang diperhatikan. Revolusi industry memang seperti itu. Di hadapan kenyataan hidup yang kita lihat. Tantangan serba cepat dan solusi serba instan. Berubah melampaui perputaran matahari dari timur ke barat atau sebaliknya.             Menurut beberapa data hasil perhitungan quick count dan real count, fakta menyuguhkan “tingkat pengangguran terdidik semakin melonjak naik seiring bertambahnya angka satu pada usia zaman”. Beberapa penyebab melonjaknya tingkat pengangguran telah disajikan para ahli sebagai kambing hitam. Diantaranya, tidak sesuainya latar belakang jurusan dan lowongan pe...

SULTAN HASANUDDIN, AYAM JANTAN DARI TIMUR

24/07/2019 IMAGE WAS TAKEN FROM  https://bobo.grid.id/read/08680791/pahlawan-nasional-sultan-hasanuddin YA AMPUN I have written this since a year ago and I just open it to uploda it #Part I Awal sejarah sultan Hasanudin dalam buku karya Sagimun M.D. dimulai dengan penjabaran masuknya Islam di Tanah Sulawesi Selatan. Tiga penyebar agama islam yang utama adalah “Dato ri Bandang”, Dato ri Patimang, Dato ri Patimang. Tiga urutan ini dimulai dari yang paling tua dan disegani. (30) Sejak saat itu system kerajaan berubah menjadi kesultanan. Sultan pertama bernama asli “Karaeng Mattoaya” (Raja Tallo) beliau masuk islam pada 1014 Hijriah bertepatan dengan 22 setember 1605. Sultan Abdullah Awwalul Islam adalah nama islamnya, beliau terkenal taat agama. Wafat pada 10 Oktober 1636 di Tallo dengan julukan “Tumenanga ri agamana” orang yang wafat dalam agamanya. Tumenanga ri tappana orang yang wafat dalam kepercayaannya. Dalam naskah sejarah keraaan Gowa-Tallo. Raja Tallo m...

Menunggu memang sangatlah melelahkan, akan sangat melelahkan jika kita tidak tahu “apa yang sedang kita tunggu”

Ya, siapa yang benci mengantri? Saya. Mungkin juga kebanyakan dari kalian yang membaca. Saya sering sekali mengantri. Ini tandanya, saya sering ke mall. Dulu. Waktu kuliah. Namun, sekarang antrian yang paling saya benci adalah antrian rumah sakit. Dan juga antrian bank. Selama jadi bendahara. Antrian yang saya benci adalah antrian di salah satu bank. Namun, saya biasanya punya pengalaman buruk di rumah sakit dan puskesmas mengenai antrian ini. Pertama di puskesmas, waktu memeriksakan gigi. Saya pernah masuk ke poli gigi. Namun nomor antriannya belum saya serahkan ke poli gigi. Dikarenakan pada saat loket pendaftaran saya tidak mengambil antrian lalu kemudian menyerahkannya di ruang poli gigi. Jadilah saya mengantri tanpa kejelasan selama dua jam. Dari pukul 10: 00 an pagi hingga pukul 12:00 an siang. Dan selama mengantri, saya selalu melakukan hal lain selain mengantri. Mengedit foto, menulis jurnal penelitian, atau membaca jurnal. Dan tanpa berpikir panjang bahwa saya sedan...

Contoh Mengerjakan Tugas Sedanya

Video sumber: https://youtu.be/Fqw-9yMV0sI Poin pembahasan

Perempuan Butuh Kepastian

Pasti kalian udah pada tahu kan berita yang sedang Viral sekarang?   Seorang perempuan berpendidikan S2 dari Malaysia menikah dengan supir truk?.   Well, cinta itu tidak buta. Tetapi logis. Betapa banyak perempuan yang memilih untuk menikah dengan laki-laki yang secara status sosial dan pendidikan dibawah dia sendiri dikarenakan karena laki-laki tersebut memberikan kepastian.   Alias laki-laki tersebut tidak menggantung perempuan itu lama-lama. Terkadang pilihan terbaik bukan pada dia yang sempurna atau lebih baik dari pada kita. tetapi pilihan yang terbaik adalah dia yang menerima kita dengan baik dan segera melangkah maju. Pun tidak sedikit laki-laki yang keliatan sholeh memilih kecantikan dan harta dibandingkan kesholehan dan kesederhanaan karena laki-laki makhluk visual dan logis. Memilih cantik walaupun “o’on” untuk memenuhi hasrat mata dan seksualnya. Memilih yang kaya dan beruang karena laki-laki juga matrealistik bahkan kematrealistikannya men...

Di Dermaga Pulau Nisa Bea

DI DERMAGA PULAU NISA BEA Ada seorang gadis bersendiri di atas dermaga Dia berdua dengan bayangannya Ditemani ombak dan angin sepoi-sepoi Laut tenang di malam yang lengang Hilir mudik nelayan di atas sampan menangkap cumi-cumi Dia menunggu perahu yang telah mengantarnya ke pulau Nisa Bea ini Baginya Pulau ini tak ubahnya bernama lain pulau penantian Seorang nakhkoda berjanji akan menjemputnya Namun hari semakin larut Nakhkodapun tak kunjung datang Berdiri dia di atas kebimbangan Oh ternyata dia baru sadar Pengantarnya tadi tidak menjemput Dia membiarkan dirinya tersesat Hingga dia sadar nakhkoda kapal tadi hanya singgah bertamu sebentar Tidak lebih dan tak kurang Tamu memang seperti itu, bukan? Datang dan pergi tanpa disengaja Dia datang dengan komitmen yang cepat namun inkonsisten tak mantap Dan juga belum yakin dengan perasaannya sendiri Mungkin saja kamu adalah pelarian dari perasaannya yang belum sempurn...

Camping di Nisa Bea

Sebuah pulau yang disebut Bea adalah surge yang tersembunyi di kabupaten Bima. Nisa dalam bahasa Bima jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti Pulau, Jadi Nisa Bea berarti Pulau Bea. Sebuah kosakate yang menggelitik naluri linguistic saya. Mengapa pulau dalam bahasa Bima dikatakan nisa? Nisa dalam bahasa arab jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti perempuan. Perempuan dalam budaya Bima diibaratkan ladang. Sebuah wadah yang digunakan untuk menyimpan bibit. Dalam budaya Bima ketika prosesi pernikahanpun filosofi ini juga terinternalisasi dalam prosesi sacral ini. Ditandai dengan laki-laki membawa rumah panggung dan isi-isinya termasuk padi, kelapa, beras, make up, peralatan dapur, perlengkapan ruang tamu dan bahkan peralatan baju perempuan dan perempuan menyediakan tanah guna menampung rumah panggung yang dibawa mempelai laki-laki. Itulah mengapa dalam tatanan sosial, keluarga perempuan atau perempuan itu sendiri sudah selayaknya menghormati keluarga laki-laki dan l...