Langsung ke konten utama

Perempuan Butuh Kepastian




Pasti kalian udah pada tahu kan berita yang sedang Viral sekarang?
 Seorang perempuan berpendidikan S2 dari Malaysia menikah dengan supir truk?. 
Well, cinta itu tidak buta. Tetapi logis. Betapa banyak perempuan yang memilih untuk menikah dengan laki-laki yang secara status sosial dan pendidikan dibawah dia sendiri dikarenakan karena laki-laki tersebut memberikan kepastian.  Alias laki-laki tersebut tidak menggantung perempuan itu lama-lama. Terkadang pilihan terbaik bukan pada dia yang sempurna atau lebih baik dari pada kita. tetapi pilihan yang terbaik adalah dia yang menerima kita dengan baik dan segera melangkah maju.
Pun tidak sedikit laki-laki yang keliatan sholeh memilih kecantikan dan harta dibandingkan kesholehan dan kesederhanaan karena laki-laki makhluk visual dan logis. Memilih cantik walaupun “o’on” untuk memenuhi hasrat mata dan seksualnya. Memilih yang kaya dan beruang karena laki-laki juga matrealistik bahkan kematrealistikannya mengalahkan perempuan. Wajar. Semuanya terjadi atas “izin” dan ketetapan yang ditetapkan Tuhan pengatur urusan manusia sesuai hikmahnya. Kekuatan yang Maha sempurna. Apa langkah selanjutnya, melihat kenyataan dan melangkah maju karena show must go on. Itulah implikasi dari sabar dan ikhlas. Bukan saja memiliki strengthen untuk move on tapi memiliki resilience untuk bergerak maju. Contohnnya ketika unge ditinggal Sinclair dia tidak hanya sabar alias strengthen tetapi dia bergerak maju alias resilience. Pun bagi yang sedang di-PHP, jangan cuman move on tetapi berimpuctfullah alias bermanfaatlah.

Ladies yang sedang bingung dengan pilihan “apakah tetap mempertahankan dia yang kelihatannya baik tetapi belum memberikan kepastian?”  atau “dia yang kelihatannya biasa-biasa saja tetapi bersungguh-sungguh ke rumah?”. Silahkan memilih, setiap pilihan memiliki konsekuensi kan?

Nah, sebelum melangkah lebih jauh. Ada baiknya sebagai perempuan memiliki mindset “jangan biarkan pikiran dan perasaan menguasai keputusan kita”. yang saya maksud dengan pikiran disini adalah “berangan-angan muluk tentang seseorang juga perlu kita waspadai”. Bermain-main dengan pikiran sendiri juga perlu dihindari. Jangan berlama-lama manut dengan masa lalu atau istilah cinta sejati. Ambil kesempatan dengan menyambut tangan laki-laki yang memberikanmu kepastian. Jangan mengharapkan laki-laki yang kelihatannya butuh kamu tetapi sebenarnya dia sedang bersandiwara.
“Bermain-main dengan perasaan” perasaan juga butuh dikontrol sebabterkadang perasaan terlalu manja. Jangan biarkan laki-laki yang tidak memberikan kepastian menguasai pikiran kita. jangan sampai menganggu aktifitas kerja dan rohanimu ya ladies?. Kuasai perasaan, pikiran dan dirimu dengan baik. Oh iya, jangan lupa jaga sikap dan kata-kata juga. In sha Allah takdir baik akan menghampiri perempuan tangguh seperti kamu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A ONE PROFILE

Ini merupakan profil salah satu putra Bima yang membuat nama bima sedikit di lirik, so here we go JAKARTA,BB – Banyak yang belum tahu profil biodata atau siapa Hamdan Zoelva, ketua MK yang baru terpilih untuk menggantikan Akil Mochtar . Ia tak lain adalah alumni Fakultas Hukum Universitas hasanuddin (Unhas) kelahiran Bima. Keputusan merantau ke Jakarta pada 1987 karena gagal ujian menjadi dosen di Universitas Hassanudin Makassar, boleh jadi merupakan blessing in disguise, berkah bagi Hamdan Zoelva. Kini, 23 tahun kemudian, ia berhasil menggapai prestasi sebagai Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi. “Jika waktu itu saya lulus tes dosen, mungkin akan berbeda ceritanya,” ujar Hamdan. Seandainya pada saat itu ia dinyatakan lulus, bisa jadi ia masih menetap di Makassar. Rupanya, kegagalan tes itulah yang memacu Hamdan untuk hijrah ke Jakarta. Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962 itu adalah putra pasangan TG. KH. Muhammad Hasan, BA dan Hj. Siti Zaena...

CONFLICT

Konflik? Apa yang kalian pikirkan tentang konflik? Nowadays, yang biasa terjadi ada beberapa konflik. Diantaranya: Konflik karena girl? Like Antonie and Cleopatra? Konflik karena wilayah kekuasaan? At least, Like Korut and Korsel ya? Or maybe like Jews and Palestine in the west of Arabic Peninsula. Konflik bisa saja terjadi karena ketidak cocokan antara dua pihak yang bersepakat. Maka jalan pintasnya salah satu pihak melumpuhkan pihak lain yang menurut ia merugikan eksistensinya dan mengganggu keberadaannya. Konflik awal mulanya terjadi masalah hati, penyakit hasad. Ingat kisah Son of Adam? Atau anak laki-laki Adam kan? Riwayat israiliyat (narasi yang disampaikan oleh ahlul kitab yakni yahudi dan nasrani) mengatakan dua anak adam tersebut adalah Qabil dan Habil. So, nama yang biasa kalian kenal sebagai Qabil dan Habil selama ini adalah nama yang dipakai diriwayat israiliyat, tapi menggunakannya sekarang never mind lah untuk memudahkan. Qabil memiliki seorang saudara yang...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...