Langsung ke konten utama

mereka yang menancapkan cita-cita di atas langit



mereka yang kau kenal dari kejauhan
adalah mereka yang satu visi denganmu
kau memang tak bertemu mereka secara langsung
pun tak mengenal mereka secara fisik
namun riwayat selalu menceritakan segala yang tak pernah kau sangka

sebab mereka yang menggantukan cita-citanya di atas langit
tidak pernah meremehkan untuk melihat apa yang mereka fikirkan
dan memikirkan apa yang mereka lihat
mereka sadar bahwa jika cita-cita di tempelkan di atas langit
akan tetap bertahan pada kekonsistenan
dan jika pun gagal akan jatuh diantara bintang yang bertaburan
kaki mereka berpijak di atas tanah namun jiwanya berada di atas langit
hatinya senantiasa terpaut dengan kebaikan

adakah yang lebih lembut dari lembaran kertas yang bercertita dalam kesunyian malam
atau awan yang berarak di tengah terik matahari
mereka ta berkata-kata lewat lisan
namun berbahasa dengan tangan dan kaki
jejak mereka tertanam di dalam hatimu
usaha mereka terbukti dari prasasti
walau banyak orang berpaling tetapi
hati yang lembut akan terus mencari
cita-cita yang dia tuangkan di masa kecilnya
lalu menemukan cara tersendiri untuk mewujudkan
masih beranikah kau tetap bertahan?




Komentar

Postingan populer dari blog ini

#4 Movie Review “The Sinking of Van Der Wijck”

In kampong Batipuh, Hayati opened the window while her ninik started to discuss concerning hayati’s life. Elders were discussing two persons were going to proposing hayati, they were zainuddin and aziz. Zainuddin sent a letter of proposal and Aziz sent his representative to propose hayati. Elder ninik opened the meeting by saying God Sake and the matters were going to discuss. Younger heard and gave comment yet the elder still operating and covering the discussion till the end. If the younger gave a comment they clashed it directly saying that younger less experience and not really competent in life, though they were immature yet. Elder knew best and more how life was going on. Mak interupeted the speech by saying hayati’s love to Zainuddin “cinta hayati’s still lakke to zainuddin” thought hayati argued then hayati gave up her love to zainuddin. End of the meeting floor were decided they were going to accept Aziz’s proposal instead of Zainuddin’s proposal.   This scene cl...

BUGINESE VS others

MASKENDI Mata kuliah masyarakat dan kebudayaan Indonesia atau yang disingkat dengan MASKENDI merupakan mata kuliah yang wajib diambil oleh mahasiswa sastra seluruhnya baik mulai sastra Arab, sastra Indonesia, sastra Inggris, sastra jepang, sastra prancis, sastra daerah bugis makassar, sejarah dan mahasiswa arkeologi awalnya saya aneh mata kuliah apa ini? kok maskendi, ternyata setelah tahu kepanjangannya saya really absurb this.  here we go 1.  makul ini membahas semua budaya yang ada di Indonesia 2. pastinya ada diskusi hangat dan menegangkan sekaligus sedikit 'menyinggung' beberapa suku namun 'bukan maksud untuk menyingggung' hanya membeberkan kenyataan salah satu sesi yang paling menegangkan ketika floor / audiences membahas budaya bugis makassar vs jawa plus sumatera. dalam budaya bugis makassar sistem kekerabatan adalah patrilineal sementara di sumatera matrilineal, ada seorang teman kelas, he mengeluh secara terbuka dalam kelas bahwa, untuk melamar pere...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...