Langsung ke konten utama

Resensi Novel (RINDU)



Tere liye
RINDU
Setting yang paling dominan dari karya tere liye disini adalah di sebuah kapal yang akan mengarungi samudera menuju tanah suci mekkah. Kapal Blitar Hollad membawa penumpang yang berisi jamaah haji dari seluruh nusantara. Makassar adalah setting awal tempat pada novel ini. Keluarga yang dibicarakan adalah tuan andipati, ambo uleng dan Gurutta sendiri. Sebenarnya sudut pandang yang dipakai oleh pengarang yakni orang ketiga. Sudut pandang orang ketiga berarti bahwa pengarang mengetahui masalah yang ada pada masing-masing tokoh cerita yang dia tulis. Cerita ini mulai dari awal hingga pertengahan halaman buku berjalan alot alias lama karena hanya menceritakan rutinitas sehari hari. Namun pada pertengahan cerita penulis mulai membuat klimaks dari masalah setiap tokoh dimulai dari masalah Bonda Upe yang bisa ditebak dari awal percakapan Gurutta dan Bonde Upe di Musholla kapal. Kemudian klimaks konflik personal yang dialami oleh Tuan Daeng Andipati, dan sedikit demi sedikit Ambo Uleng.
Tere Liya seperti biasa mampu menyelipkan pesan moral dengan cara yang apik dan mengesankan membuat mata pembaca selalu ingin tahu kelanjutan cerita yang ingin disampaikan oleh Tere Liye. Secara garis besar kisah yang dibawakan ambo Uleng selalu tidaka bisa terlepas dari kisah perempuan cina dan ketidaberdayaan mereka karena paras mereka yang cantik. Ciri khas Tere Liye yakni mampu membahasakan cerita yang biasa-biasa dan klise menjadi cerita yang memilki pesan moral dan terasa enak dibaca karena menggunakan bahasa yang santun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A ONE PROFILE

Ini merupakan profil salah satu putra Bima yang membuat nama bima sedikit di lirik, so here we go JAKARTA,BB – Banyak yang belum tahu profil biodata atau siapa Hamdan Zoelva, ketua MK yang baru terpilih untuk menggantikan Akil Mochtar . Ia tak lain adalah alumni Fakultas Hukum Universitas hasanuddin (Unhas) kelahiran Bima. Keputusan merantau ke Jakarta pada 1987 karena gagal ujian menjadi dosen di Universitas Hassanudin Makassar, boleh jadi merupakan blessing in disguise, berkah bagi Hamdan Zoelva. Kini, 23 tahun kemudian, ia berhasil menggapai prestasi sebagai Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi. “Jika waktu itu saya lulus tes dosen, mungkin akan berbeda ceritanya,” ujar Hamdan. Seandainya pada saat itu ia dinyatakan lulus, bisa jadi ia masih menetap di Makassar. Rupanya, kegagalan tes itulah yang memacu Hamdan untuk hijrah ke Jakarta. Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962 itu adalah putra pasangan TG. KH. Muhammad Hasan, BA dan Hj. Siti Zaena...

CONFLICT

Konflik? Apa yang kalian pikirkan tentang konflik? Nowadays, yang biasa terjadi ada beberapa konflik. Diantaranya: Konflik karena girl? Like Antonie and Cleopatra? Konflik karena wilayah kekuasaan? At least, Like Korut and Korsel ya? Or maybe like Jews and Palestine in the west of Arabic Peninsula. Konflik bisa saja terjadi karena ketidak cocokan antara dua pihak yang bersepakat. Maka jalan pintasnya salah satu pihak melumpuhkan pihak lain yang menurut ia merugikan eksistensinya dan mengganggu keberadaannya. Konflik awal mulanya terjadi masalah hati, penyakit hasad. Ingat kisah Son of Adam? Atau anak laki-laki Adam kan? Riwayat israiliyat (narasi yang disampaikan oleh ahlul kitab yakni yahudi dan nasrani) mengatakan dua anak adam tersebut adalah Qabil dan Habil. So, nama yang biasa kalian kenal sebagai Qabil dan Habil selama ini adalah nama yang dipakai diriwayat israiliyat, tapi menggunakannya sekarang never mind lah untuk memudahkan. Qabil memiliki seorang saudara yang...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...