Langsung ke konten utama

DIALEK-DIALEK BERGENGSI DI INDONESIA

3 dialek yang paling bergengsi di Indonesia
Bagian 1

“Yup, yup, gw kece ndak?”
Hahaha ati, ati maksa kali dialek jakartanya. Kata orang Makassar “latto mi Monas” artinya monas telah berpindah tempat ke Makassar, itu ungkapan sindirin bagi orang di Makassar yang menggunakan dialek Jakarta ini. Indonesia menurut ahli sosiolingusitik merupakan “Giant of Sociolinguistik in the world” which is mean raksasanya masyarakat tutur sosiolinguistik di dunia. Benar ngak? Klo ane liat sepintas, “iya” di NTB aja ada 3 bahasa first bahasa ane dibesarkan: Bimanese yang dipakai oleh Kab dan Kota Bima, Kab. Dan Kota Dompu. Second: Sumbawanese yang digunakan oleh masyarakat di Pulau Sumbawa bagian Barat. Third : Sasaknese Yakni bahasa yang digunakan oleh masyarakat yang menempati pulau Lombok. Belum lagi di Sulawesi tenggara ada puluhan yang masih ada dan ratusan yang dah punah, papua apalagi. Walaupun masyarakat NTB menggunakan bahasa yang sama merekapun memiliki dialek yang berbeda. For instance ya… di Bima Kabupaten ane dibesarkan, dialek desa Ncera, ngali dan renda serta sape apalagi Mbozo berbeda-beda. For information aja “pernah di atas kapal Tilong Kabila saya bertanya sama orang Belgia “ada berapa bahasa di negaramu?” Cuma tiga, English, German Language dan French” trus saya bilang “hah! Cuma tiga?” dia kaget “iya loh kenapa?” “saya banyak sekali”.
Anw, bahasa Indonesia Dialek Betawi memang kece (keren) menurut sebagian orang.

        

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A ONE PROFILE

Ini merupakan profil salah satu putra Bima yang membuat nama bima sedikit di lirik, so here we go JAKARTA,BB – Banyak yang belum tahu profil biodata atau siapa Hamdan Zoelva, ketua MK yang baru terpilih untuk menggantikan Akil Mochtar . Ia tak lain adalah alumni Fakultas Hukum Universitas hasanuddin (Unhas) kelahiran Bima. Keputusan merantau ke Jakarta pada 1987 karena gagal ujian menjadi dosen di Universitas Hassanudin Makassar, boleh jadi merupakan blessing in disguise, berkah bagi Hamdan Zoelva. Kini, 23 tahun kemudian, ia berhasil menggapai prestasi sebagai Hakim Konstitusi di Mahkamah Konstitusi. “Jika waktu itu saya lulus tes dosen, mungkin akan berbeda ceritanya,” ujar Hamdan. Seandainya pada saat itu ia dinyatakan lulus, bisa jadi ia masih menetap di Makassar. Rupanya, kegagalan tes itulah yang memacu Hamdan untuk hijrah ke Jakarta. Pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962 itu adalah putra pasangan TG. KH. Muhammad Hasan, BA dan Hj. Siti Zaena...

CONFLICT

Konflik? Apa yang kalian pikirkan tentang konflik? Nowadays, yang biasa terjadi ada beberapa konflik. Diantaranya: Konflik karena girl? Like Antonie and Cleopatra? Konflik karena wilayah kekuasaan? At least, Like Korut and Korsel ya? Or maybe like Jews and Palestine in the west of Arabic Peninsula. Konflik bisa saja terjadi karena ketidak cocokan antara dua pihak yang bersepakat. Maka jalan pintasnya salah satu pihak melumpuhkan pihak lain yang menurut ia merugikan eksistensinya dan mengganggu keberadaannya. Konflik awal mulanya terjadi masalah hati, penyakit hasad. Ingat kisah Son of Adam? Atau anak laki-laki Adam kan? Riwayat israiliyat (narasi yang disampaikan oleh ahlul kitab yakni yahudi dan nasrani) mengatakan dua anak adam tersebut adalah Qabil dan Habil. So, nama yang biasa kalian kenal sebagai Qabil dan Habil selama ini adalah nama yang dipakai diriwayat israiliyat, tapi menggunakannya sekarang never mind lah untuk memudahkan. Qabil memiliki seorang saudara yang...

TIWI HAVE U EVER FALLING IN LOVE?

At Zubento Rebecka               : Hi tiwi have u ever felt in love? Tiwi                      : yes of course, If I am not fall in love. I am not normal. The thing is how u manage it Rebecka               : you are absolutely right Tiwi                        : I mean how you manage your feeling Rebecka               : yes that’s correct Tiwi                        : why? Rebecka               : no, I just wond...