Langsung ke konten utama

Postingan

Romeo and Juliet VS Henry VIII

Romeo and Juliet VS Henry VIII Waktu pertama kali aku diterima di fakultas sastra di salah satu universitas, ada istilah perkenalan tingkat fakultas. Ketika itu, kami disambut oleh senior dengan pementasan drama romeo dan Juliet. Romeo dan Juliet adalah sebuah cerita rekaan karya William Shakespeare pada tahun 1500-an. Karya ini adalah fiksi terkenal yang mendunia, bahkan salah satu dari teman kampus saya berpikir bahwa Romeo dan Juliet adalah kisah nyata. Tidak, sama sekali bukan. Romeo dan Juliet bukanlah kisah nyata, mungkin setelah kisah ini dipublikasikan beberapa orang mungkin terinspirasi dari kisah ini adalah cerita lain.                     Kisah Romeo dan Juliet adalah kisah cinta sampai mati, diceritakan dalam naskah drama bahwa ada dua castle dalam satu kerajaan. Montague castle dari keluarga Montague dan Capulet Castle dari keluarga Capulet. Dua keluarga ini terkenal sebagai dua keluarg...

A journey to Japan with LPDP for NTB Gemilang and Indonesia.

Part 1                 I arrived in the hustle bustle railway station in japan. Probably one of the most traffic railways station in the world. I was carrying heave packs both side of each hand. Ransel on front and ransel back. What a bags. It must be heavy. No one to talk, kanji ortography everywhere hanging like giant symbol that I am alien to read it. Luckily I saw Indonesian guy, and I ask him “orang Indonesia?”. He said “yes” lucky. I was insecure because maybe he could misleading me. Because we are same Indonesian. But it was not. He was like an angel was sent to lead me to the shelter. I was amuzed by his kindness drove me to my shelter. He was visiting his friend’s at another prefecture, yet due to me. He drove me first then I took his journey then. It was so amazing met new Indonesian in the new place like that. In the heart of the busiest city in the world, Sapporo Japan.    ...

https://sakt1p.wordpress.com/2019/04/06/a-glance-that-not-too-much/amp/

 di tahun 2018 sekitar bulan agustus kemarin Waktu sibuk-sibuknya akreditasi borang universitas dan borang Prodi serta fakultas di Kampus Seorang teman kantor secara tiba-tiba bertanya dan membuat kami berdiskusi sebentar “mba, pernahkah mba menjalani proses ta’aruf?” “kalau proses ta’aruf yang tukar biodata belum pernah mbak, tapi kalau proses saya dicomblangin sama ustazah, dan guru ngaji saya di Makassar pernah bahkan sering mba, kalau di kampung pernah juga bibinya si cowok yang suka sama saya itu nyampein langsung. Kenapa mba?” “ada ini, mba. Teman saya nawarin saya CV ta’arufnya seseorang” “trus?” “ya saya akan mencoba kali ini” jawabnya dengan penuh harap. Kulihat di matanya ada harapan baru. “ya coba aja mba, tidak ada salahnya..” “iya mba, ini saya lagi mau ketemu orangnya. Saya tu gini mba, saya tidak mau merasa nyaman dengan keadaan saya sekarang” “benar mba” imbuhku. “bibit bobotnya juga harus diliat mba” imbuhku “perlu memang melihat bibit bobotnya mba, keluarganya kay...

S3 atau ES THREE

https://ts47.wordpress.com/ Kita adalah masa yang tak pernah tahu kapan akan berhenti Layaknya perkataan Al-Hasan Al-Basri: "manusia adalah potongan masa, jika telah berlalu sehari maka berlalulah ia" karena itu, waktu sangat berharga pergunakan dengan baik Hari ini bisa saja satu-satunya kesempatanmu untuk memperbaiki diri pelajarilah ilmu baru jika kau telah menyelesaikan satu bidang ilmu bergeraklah pada bidang ilmu selenjutnya pelajarilah yang paling bermanfaat Nasehat Ulama, Ustadz Nurul Dzikri Pelajarilah maut, bagaimana cara menyelematkan hidup setelah mati Karena engkau ditakdirkan menjadi perempuan pelajarilah ilmu pernikahan memahami psikologi laki-laki menjadi perempuan terbaik bagi satu orang yang menjadi selimut di kala tertidur dan terbangunmu kata scientist perempuan itu dari venus dan laki-laki dari mars ya, harus jujur kukatakan laki-laki itu resek dan misterius entah apa yang dipikirkannya sekali lagi ilmu itu dimulai dari k...

A Slice of Chennai Bread

A Slice of Chennai Bread https://cookpad.com/id/resep/5721235-roti-maryam-canai-freezer Perempuan itu berjalan mendekatiku. Ini pertama kalinya aku melihat dia di komplek pemukiman mahasiswa ini. Badannya gempal. Dia mengenakan penutup kepala dan sarung yang tidak bersahabat dengan warna kulitnya. Sarung itu dia ikat dipingganya. Jilbabnya yang selutut menutup warna-warni sarung itu. Seperti sarung warga lokal. Tinggal beberapa langkah lagi dia akan mendekati tempatku berdiri. Kuperhatikan parasnya, sepertinya dia bukan orang daerah sini. Aku dan Lia berdiri bersisian. Sepertinya perempuan itu ingin bertanya sesuatu kepadaku. Dengan matanya yang menyala dia tiba-tiba memegang ujung jilbabku. Eh, ada apa ini? Ini perlakuan yang tidak sopan secara kultural sini. Tapi aku memakluminya. “Dimana ini?” “satu saya?” “Jilbab ini” “Satu saya?” Perempuan itu tanpa beranjak tetap mengulang-ulang frasa terakhir ini. Aku kebingungan. Bahasa indonesianya masih terbata-bata. ...

MAAF AKU PERGI

Maaf aku pergi Bukan berarti aku tidak mengharapkan Justru karena aku sangat mengharapkan kehadiranmu Bukan hanya saja ragamu Tetapi aku menginginkan hati dan jiwamu Seperti dulu, kau yang dulu Jiwa dan ragamu ditujukan untuk diriku Seperti diriku yang sekarang sangat mengharapkanmu Cara tersopan bagiku Adalah menghapus semua tentangmu Walau sangat sulit Aku yakin,   ada jalan Begitu caraku agar tidak terlalu menangisi keadaan In sha allah seperti doamu aku segera mendapatkan seseorang yang pantas Walau dalam hatiku aku sangat mengharapkanmu Tapi aku akan memperbaiki amalan hatiku Agar tidak mengingatmu lagi Tidak mengingat komitmenmu yang menggantung Agar tidak mengingat komitmenmu yang tidak kongruen In sha allah semangatku akan terus ada Aku berusaha mencintai kehilangan ini Terima kasih Semoga jalan terbaik untuk kita berdua Adalah berpisah, hingga takdir berkata lain.

SANGAT ADIL

Sangat adil Hidup ini sungguh sangat adil Ada perempuan yang menangis karena belum bertemu jodoh Ada perempuan menangis karena belum dikarunia anak Padahal dia telah menikah bertahun-tahun Ada perempuan menangis karena anak-anaknya nakal Ada perempuan yang menangis karena perangai buruk suaminya Dimana letak keadilannya? Sama-sama diberikan tangisan dari sebab yang berbeda-beda Kan, sama-sama menangis Ditimpa kesedihan Ditimpa kehilangan Ditimpa musibah Betapa mudah kita menyembunyikan kesedihan bukan? Menyembunyikannya lalu berkamufalse Berkamuflase lalu merangkulnya dengan keikhlasan Begitulah kita diajarkan bukan? Mengikhlaskan setiap kepedihan lebih mudah bukan? Aku berharap jawaban “iya” Namun berbeda juga tak apa-apa